You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Hari Ini Jabodetabek Diprediksi Hujan Mulai Siang
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Hari Ini Jabodetabek Diprediksi Hujan Mulai Siang

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi kawasan Jakarta, Bogor Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada siang dan malam hari.

Pagi hari umumnya berawan dan potensi hujan ringan di Kepulauan Seribu

"Pagi hari umumnya berawan dan potensi hujan ringan di Kepulauan Seribu" kata Hary T Djatmiko Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) BMKG, Senin (24/10).

Sedangkan siang dan sore hari, berawan dan potensi hujan ringan hingga sedang di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Bekasi, Depok  dan Bogor.

Jabodetabek Masih akan Diguyur Hujan

Sementara malam hari hujan ringan sedang di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara dan Jakarta Pusat dan hujan lebat di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Tangerang, Bekasi dan Bogor.

"Dini hari berawan dan potensi hujan ringan hingga sedang  di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Bekasi, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Depok, Tangerang dan Bogor," tandasnya.

Suhu udara di Jakarta mencapai 23 - 33 derajat celsius dengan kelembaban udara 60-96 persen dan kecepatan angin Barat-Timur Laut 5-25 kilometer per jam.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12955 personDessy Suciati
  2. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1585 personFakhrizal Fakhri
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1574 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1509 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1164 personBudhi Firmansyah Surapati